King Ivory
King Ivory merupakan film thriller aksi yang ditulis dan disutradarai oleh John Swab, debutnya di Festival Film Venesia 2024 dalam kompetisi Horizons Extra. Film ini akan mendapat perilisan teater di AS pada akhir 2025, melalui Saban Films dan Roadside Attractions.
Mengangkat tema krisis opioid—khususnya penyebaran fentanyl—King Ivory menyajikan kisah nyata dari dalam jaringan perdagangan narkoba di Oklahoma, berdasar riset mendalam dengan penegak hukum, geng, narapidana, migran, dan pecandu. Setting utama berada di kota Tulsa dan penjara negara bagian McAlester (“Big Mac”), di mana perang terselubung antara kartel dan petugas berusaha digambarkan secara intens dan realistis.
Cerita berfokus pada Layne West (James Badge Dale), seorang polisi elit yang memimpin operasi melawan pengedar lokal. Konflik memuncak ketika putranya yang remaja ketahuan kecanduan fentanyl, menjadikan misi penegakan hukum ini bersifat sangat pribadi dan emosional. Sementara itu, kartel lokal yang dikendalikan oleh Holt Lightfeather (Graham Greene) dari dalam penjara berkolaborasi dengan Irish Mob pimpinan Smiley (Ben Foster) dan Ginger (Melissa Leo), menghadirkan antagonis kompleks dan tekanan nyata terhadap sistem hukum.
King Ivory mendapat beragam respons kritis. Jordan Mintzer dari The Hollywood Reporter memuji ketegangan dan keaslian cerita, menyebut film ini “hard-nosed” dan lebih dari sekadar thriller narkoba biasa. Namun Tim Grierson dari Screen International menyoroti kekurangan dalam kedalaman karakter dan keaslian cerita, menyebutnya “intense without being insightful” dan sering mengandalkan klise — terutama dalam penggambaran tokoh yang terasa tipikal seperti film B‑movie.

0 Comments