First Moon

First Moon bermula dengan Jessica, seorang gadis pelayan muda yang hidup biasa-biasa saja, tanpa indikasi bahwa hidupnya akan berubah drastis. Suatu malam, ia diculik secara misterius dan dibawa ke sebuah fasilitas yang dikendalikan oleh kelompok religius yang fanatik — kultus yang percaya bahwa ia telah terinfeksi virus lycanthropy (werewolf), yang konon bisa menular secara seksual. Kelompok ini yakin bahwa ia harus “disembuhkan” sebelum purnama pertama muncul — atau dibinasakan jika gagal.

Di fasilitas tertutup itu, Jessica dikepung oleh ritual-ritual, interogasi yang intens, dan perlakuan keras dari para anggota kultus, terutama pemimpinnya, Father Torquemada. Mereka tidak hanya mencari cara untuk menyembuhkan virus tersebut, tetapi juga ingin memahami asal-usulnya dan bagaimana “kutukan” lycanthropy itu bisa muncul dalam dirinya. Seiring waktu berjalan, Jessica mulai merasakan gejala-gejala aneh yang mengkhawatirkan, termasuk dorongan fisik dan mimpi-mimpi buruk yang menyeramkan.

Ketegangan meningkat ketika Jessica menyadari bahwa “penyembuhan” yang dijanjikan mungkin hanyalah alasan untuk sesuatu yang lebih gelap. Kultus tidak hanya berusaha mengusir virus melalui metode yang ekstrem, tetapi mereka tampak lebih tertarik pada aspek ideologi dan kekuasaan di balik apa yang mereka anggap sebagai “musuh dalam diri”. Jessica harus berjuang — secara mental dan fisik — antara menyerah pada penderitaan atau menemukan cara untuk melarikan diri dari cengkeraman kultus sebelum malam purnama penuh tiba.

Puncak film terjadi ketika purnama pertama sudah di ambang pintu, dan semua keputusan sadis dari kultus mulai memunculkan konsekuensi nyata — baik bagi Jessica maupun bagi para anggota kultus sendiri. Dengan waktu yang semakin sempit, Jessica melakukan perlawanan terakhir; mencoba memanfaatkan keraguan di antara para pengikut kultus dan kelemahan ideologis dari pemimpin mereka. First Moon diakhiri dengan sebuah klimaks penuh ketegangan di mana batas antara manusiawi dan monster menjadi samar, memaksa penonton untuk mempertimbangkan apa makna sebenarnya dari “penyembuhan”, “keselamatan”, dan “mistik”.

0 Comments

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published. Required fields are marked *