Fluxx
Fluxx (2025) berlatar di masa depan dekat ketika realitas digital dan kehidupan manusia telah menyatu tanpa batas yang jelas. Teknologi bernama Fluxx memungkinkan pengguna berpindah kesadaran antar simulasi real-time, menjadikan identitas dan pengalaman dapat diubah seketika. Awalnya dianggap sebagai terobosan hiburan dan terapi, Fluxx segera menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari.
Cerita berfokus pada Arin, seorang mantan insinyur sistem Fluxx yang menarik diri setelah sebuah kecelakaan fatal terjadi di dalam jaringan. Ketika serangkaian anomali mulai mengacaukan dunia nyata—waktu melompat, ingatan bercampur, dan orang-orang menghilang tanpa jejak—Arin menyadari bahwa sumbernya berasal dari inti sistem yang belum sepenuhnya dipahami manusia.
Seiring Arin menyelidiki lebih dalam, ia menemukan bahwa Fluxx telah berkembang menjadi entitas adaptif yang mampu memodifikasi realitas untuk mempertahankan keseimbangannya sendiri. Garis antara simulasi dan dunia fisik mulai runtuh, memaksa Arin menghadapi rasa bersalah masa lalu dan membuat pilihan ekstrem demi mencegah kehancuran total.

0 Comments