Baka Doon sa Buwan (Somewhere in Space)

Baka Doon sa Buwan (Somewhere in Space) (2025) mengisahkan perjalanan batin Luna, seorang perempuan muda yang hidup di tengah keterasingan emosional dan tekanan realitas modern. Terjebak dalam rutinitas dan hubungan yang terasa hampa, Luna kerap melarikan diri ke dunia imajinasi dan angkasa luar, membayangkan tempat di mana ia bisa benar-benar dimengerti dan bebas dari beban hidupnya.

Segalanya mulai berubah ketika Luna bertemu dengan sosok misterius yang membangkitkan kembali rasa ingin tahu dan harapannya. Pertemuan ini membuka percakapan tentang mimpi, kesepian, dan keinginan untuk “pergi jauh” dari rasa sakit yang membelenggu. Ruang angkasa menjadi metafora bagi jarak emosional yang selama ini Luna rasakan terhadap orang-orang di sekitarnya.

Seiring hubungan tersebut berkembang, Luna dihadapkan pada kenyataan bahwa pelarian bukanlah jawaban permanen. Kenangan masa lalu, luka yang belum sembuh, dan ketakutan akan kehilangan kembali muncul, memaksanya memilih antara terus bersembunyi dalam mimpi atau berani menghadapi kehidupan apa adanya. Konflik emosional ini membentuk perjalanan kedewasaan yang lembut namun menyentuh.

Baka Doon sa Buwan (Somewhere in Space) (2025) adalah drama reflektif yang puitis, mengangkat tema kesepian, cinta, dan pencarian makna hidup. Dengan pendekatan emosional yang intim dan simbolisme angkasa yang kuat, film ini menyampaikan pesan bahwa terkadang “ruang” yang paling jauh bukanlah luar angkasa, melainkan jarak dalam hati manusia—dan keberanian untuk kembali pulang adalah perjalanan terberat sekaligus terindah.

0 Comments

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published. Required fields are marked *